Pakfakih’s Blog

Kumpulan Hadist Budi Pekerti

Posted on: Juli 20, 2013

BUDI PEKERTI

عن أبى هريرة قال جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه والسلام فَقَالَ مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِى قَالَ أُمُّكَ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ أُمُّكَ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ أُمُّكَ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ ثُمَّ أَبُوْكَ

Dari Abu Hurairah RA katanya :
“Datang seorang laki-laki kepada Rasulullah SAW menanyakan : “Siapakah orang yang lebih berhak untuk saya berbuat baik padanya?” Jawab Nabi : “Ibumu.” Tanya laki-laki: “Sesudah itu siapa ?” Jawab Nabi : “Ibumu.” Tanya laki-laki :”Sesudah itu Siapa?” Jawab Nabi : “Ibumu.” Tanya laki-laki : “Sesudah itu siapa?” Jawab Nabi : “Sesudah itu Bapakmu.”

Berbakti Kepada Ibu Bapak
عن عبدالله بن عمرو قال جاء رجل الى النبى صلى الله عليه والسلام يَسْتَأْذِنُهُ فِى الْجِهَادِ فَقَالَ أَحَىٌّ وَالِدَاكَ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَفِيْهِمَا فَجَاهِدْ
Dari Abdullah bin Amru RA katanya :
“Datang seorang laki-laki kepada Nabi SAW meminta supaya diizinkan turut berperang. Nabi bertanya : “Masih hidupkah kedua orang tuamu?” Dia menjawab : “Ya (masih hidup)!” Sabda Nabi : “Hendaklah engkau berjihad, untuk kebaikan keduanya.”

عن عبدالله بن عَمْرِوبْنِ الْعَاصِ قَالَ أَقْبَلَ رَجُلٌ إِلَى نَبِىِّ اللهِ صلى الله عليه والسلام فَقَالَ اُبَايِعُكَ عَلَى الْهِجْرَةِ وَالْجِهَادِ أَبْتَغِى اْلأَجْرَ مِنَ اللهِ قَالَ فَهَلْ مِنْ وَالِدَيْكَ أَحَدٌ حَىٌّ قَالَ نَعَمْ بَلْ كِلاَ هُمَا قَالَ فَتَبْتَغِى الأَجْرَ مِنَ اللهِ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَارْجِعْ إِلَى وَالِدَيْكَ فَاَحْسِنْ صُحْبَتُهُمَا

Dari Abdullah bin Amru bin Ash RA katanya:
“Datang seorang laki-laki kepada Nabi Allah SAW dan mengatakan :”Saya berjanji setiap kepada engkau untuk berhijrah dan jihad (perjuangan). Saya mengharapkan memperoleh pahala dari Allah.” Tanya Nabi :”Adakah salah seorang dari kedua orangtuamu masih hidup?” Jawab laki-laki :”Ya, bahkan keduanya (masih hidup).” Kata Nabi : “Engkau mengharapkan memperoleh pahala dari Allah?” Jawab laki-laki : “Ya!.” Sabda beliau : “Pulanglah kembali kepada ibu bapakmu dan pergaulilah keduanya dengan baik.!”

عن أبى هريرة قال قال رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه والسلام رَغِمَ أَنْفُهُ ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ قِيْلَ مَنْ يَارَسُوْلَ اللهِ قَالَ مَنْ أَدْرَكَ وَالِدَيْهِ عِنْدَ الْكِبَرِ أَحَدَهُمَا أَوْكِلَيْهِمَا ثُمَّ لَمْ يَدْخُلِ الْجَنَّةَ
Dari Abu Hurairah RA katanya :
“Rasulullah SAW bersabda : “Orang itu celaka! Sekali lagi orang itu celaka! Sekali lagi orang itu celaka!” Ditanyakan :”Siapakah orang itu ya Rasulullah?” Sabda Nabi : “Siapa yang mendapati ibu bapaknya ketika berumur sangat tua, salah seorang diantaranya atau kedua-duanya, kemudian orang itu tidak masuk ke dalam surga (karena tidak melayani ibu bapaknya yang telah tua tersebut).”

Melanjutkan Tali Silaturahim Orang Tua

عن عبدالله بن عَمْر قال قال رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه والسلام أَبَرُّالْبِرِّأَنْ يَصِلَ الرَّجُلُ وُدَّ أَبِيْهِ

Dari Abdullah bin Umar RA katanya:
“Rasulullah SAW bersabda : “Perbuatan yang baik, memperhubungkan silaturrahim dengan orang yang dikasihi bapaknya.”

Kebaikan dan Dosa
عن النَّوَاسِ بْنِ سَمْعَانِ الأنْصَارِىّ قَالَ سَأَلْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه والسلام عَنِ الْبِرِّ وَالإِثْمِ فَقَالَ اَلْبِرُّ حُسْنُ الْخُلُقِ وَالإِثْمُ مَاحَاكَ فِى صَدْرِكَ وَكَرَهْتَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِ النَّاسُ
Dari Nawas bin Sam’an Al Anshariy RA katanya:
“Saya menanyakan kepada Rasulullah SAW tentang perbuatan baik dan dosa. Beliau menjawab : “Perbuatan baik itu ialah budi pekerti yang baik. Dan dosa ialah yang tidak menyenangkan dalam hati engkau, dan engkau tidak menyukai kalau dilihat oleh orang lain.”

Bahaya Memutuskan Silaturrahmi
عن جبيربن مطعم قال قال رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه والسلام لاَيَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعُ رَحِمٍ

Dari Jubair bin Muth’im katanya:
“Rasulullah SAW bersabda: “Tidak akan masuk surga, orang yang memutuskan silaturrahim.”
Silaturrahim melapang Rizki
عن أنس بن مالك قال قال رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه والسلام مَنْ سَيَّرَهُ أَنْ يُبْسَطَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ أَوْيُنْسَأَفِى أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُز
Dari Anas bin Malik RA katanya:
“Rasulullah SAW bersabda:” Barang siapa menyukai sipaya dilapangkan rizkinya dan lama jejak peninggalan hidupnya, maka hendaklah dia memperhubungkan silaturrahmi!”

Persaudaraan Sesama Muslim
عن أنس بن مالك قال قال رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه والسلام لاَتَبَاغَضُوْا وَلاَتَحَاسَدُوْاوَلاَتَدَابَرُوْاوَكُوْنُوْاعِبَادَاللهِ اِخْوَانًاوَلاَيَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يَهْجُرَأَخَاهُ فَوْقَ ثَلاَثٍ
Dari Anas bin Malik RA katanya:
“Rasulullah SAW bersabda:”Janganlah kamu berbenci-bencian, janganlah kamu berdengki-dengkian, janganlah kamu bermusuh-musuhan dan hendaklah kamu menjadi hamba yang bersaudara! Tiada halal bagi seorang Muslim memutuskan hubungan dengan saudaranya, lebih dari tiga hari.”

Haram Mendiamkan Saudara Lebih dari Tiga Hari
عن أبى أيوب الأنصارى قال قال رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه والسلام لاَيَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يَهْجُرَأَخَاهُ فَوْقَ ثَلاَثِ لَيَالٍ يَلْتَقِيَانِ فَيَعْرِضُ هَذَا وَيَعْرِضُ هَذَاوَخَيْرُهُمَاالَّذِى يَبْدَأُبِالسَّلاَمِ
Dari Abu Ayyub Al Anshari RA berkata:
“Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam. bersabda: Tidak halal seorang muslim mendiamkan (tidak mau menyapa) saudaranya lebih dari tiga malam di mana keduanya bertemu lalu yang ini berpaling dan yang itu berpaling. Yang terbaik di antara keduanya ialah orang yang memulai mengucapkan salam. “

Buruk Sangka dan Mencari Aib Orang Lain
عن أبى هريرة قال قال رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه والسلام اِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ فَإِنَّ الظَّنَّ اَكْذَبُ الْحَدِيْثِ وَلاَتَحَسَّسُوْا وَلاَتَجَسَّسُوْا وَلاَتَنَافَسُوْا وَلاَتَحَاسَدُوْا وَلاَتَبَاغَضُوْا وَلاَتَدَابَرُوْا وَكُوُنوْا عِبَادَاللهِ اِخْوَانًا

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu berkata:
“Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam. bersabda: Janganlah kamu sekalian berburuk sangka karena buruk sangka adalah ucapan yang paling dusta. Janganlah kamu sekalian saling mencari-cari dan mnyelidiki aib (kesalahan) orang lain, janganlah kamu saling iri hati, janganlah kamu saling mendengki dan janganlah kamu saling membenci dan janganlah kamu saling bermusuhan tetapi jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara.”
Jangan Memutuskan Persaudaraan

عن أبى هريرة قال قال رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه والسلام لاَ تَهَجَّرُوْا وَلاَتَدَابَرُوْا وَلاَتَحَسَّسُوْا وَلاَ يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ وَكُوْنُوْا عِبَادَاللهِ اِخْوَانًا
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu berkata:
“Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: “Janganlah kalian memutuskan hubungan, janganlah kalian saling bermusuh-musuhan, janganlah kalian mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah kalian menjual (membeli) sesuatu jika telah ada perjanjian (tawar-menawar) jual beli dengan orang lain. Dan hendaklah kalian menjadi hamba Allah yang bersaudara.”

Seorang Muslim dengan Muslim lainnya adalah Saudara
عن أبى هريرة قال قال رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه والسلام اَلْمُسْلِمُ أَخُوالْمُسْلِمِ لاَيَظْلِمَهُ وَلاَيَخْذُلُهُ وَلاَيَحْقِرَهُ اَلتَّقْوَى هَهُنَاوَيُشِيْرُإِلَى صَدْرِهِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ بِحَسْبِ امْرِئٍ مِنَ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَأَخَاهُ الْمُسْلِمَ كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ
Dari Abu Hurairah Ra berkata:
“Rasulullah SAW bersabda: “Seorang muslim adalah saudara sesama muslim, tidak boleh menganiaya sesamanya, tidak boleh membiarkannya teraniaya dan tidak boleh merendahkannya. Taqwa (kepatuhan kepada Allah) itu letaknya disini….” Dan beliau mengisyaratkan ke dadanya. Perkataan ini diulanginya sampai tiga kali. ”Cukup besar kesalahan seseorang, apabila dia menghinakan (merendahkan) saudaranya sesama muslim. Setiap muslim terhadap sesame muslim, terlarang menumpahkan darahnya (membunuh atau melukai), merampas hartanya dan merusak kehormatannya (nama baiknya).”

Allah melihat Hati dan Amal perbuatan bukan Tampang

عن أبى هريرة قال قال رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه والسلام اِنَّ اللهَ لاَيَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوْبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ

Dari Abu Hurairah Ra berkata:
“Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak memperhatikan (menilai) bentuk rupamu dan hartamu, melainkan Allah memperhatikan (menilai) hatimu dan perbuatanmu.”

Permusuhan Menghambat Masuk Surga
عن أبى هريرة قال قال رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه والسلام تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ يَوْمَ الإِْثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيْسِ فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لاَيُشْرِكُ بِاللهِ شَيْئًا إِلاَّ رَجُلاً كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيْهِ شَحْنَاءُ فَيُقَالُ أَنْظِرُوْا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا أَنْظِرُوْا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا أَنْظِرُوْا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا

Dari Abu Hurairah Ra berkata:
“Rasulullah SAW bersabda: “Pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis, lalu diberikan ampunan dosa kepada setiap orang yang tiada mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun, kecuali orang yang mempunyai permusuhan dengan saudaranya. Maka diucapkan : “Tunggulah dahulu sampai kedua orang ini berdamai! , Tunggulah dahulu sampai kedua orang ini berdamai!, Tunggulah dahulu sampai kedua orang ini berdamai!”

عن أبى هريرة قال قال رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه والسلام تُعْرَضُ أَعْمَالُ النَّاسِ فِى كُلِّ جُمْعَةٍ مَرَّتَيْنِ يَوْمَ الإِْثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيْسِ فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ مُؤْمِنٍ إِلاَّ عَبْدًا بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيْهِ شَحْنَاءُ فَيُقَالُ اُتْرُكُوْا هَذَيْنِ حَتَّى يَفِيْئَا

Dari Abu Hurairah Ra berkata:
“Rasulullah SAW bersabda: “Dikemukakan (kepada Allah) amal-amal manusia dua kali dalam seminggu, hari Senin dan hari Kamis, lalu diberikan ampunan dosa kepada setiap orang yang beriman, kecuali orang yang mempunyai permusuhan dengan saudaranya. Lalu dikatakan : “Tinggalkan dahulu kedua orang ini, sampai keduanya kembali (berdamai).”

Orang yang Menerima Naungan di Hari Kiamat

عن أبى هريرة قال قال رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه والسلام اِنَّ اللهَ يَقُوْلُ يَوْمَ الْقِيَمَةِ أَيْنَ الْمُتَحَابُّوْنَ بِجَلاَلِى اَلْيَوْمَ أُظِلُّهُمْ فِى ظِلِّى يَوْمَ لاَظِلَّ اِلاَّ ظِلِّى
Dari Abu Hurairah Ra berkata:
“Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah berfirman dihari kiyamat : Dimanakah orang yang saling mengasihi karena keagunganKu? Di hari ini, Aku akan menaunginya dalam naungan teduhKu, hari dimana tiada tempat bernaung selain naungan teduhKu.”

Menjenguk Orang Sakit, Memberi Makanan dan Minuman

عَنْ ثَوْبَانِ قَالَ قَالَ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه والسلام اِنَّ الْمُسْلِمَ إِذَا عَادَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ لَمْ يَزَلْ فِى خُرْفَةِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَرْجِعَ
Dari Sauban berkata:
“Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya seorang Muslim yang menjenguk saudaranya sesama muslim yang sakit, dia bagaikan berada didalam taman surga, sampai dia kembali pulang.”

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه والسلام اِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ يَقُوْلُ يَوْمَ الْقِيَمَةِ يَاابْنَ اَدَمَ مَرِضْتُ فَلَمْ تُعِدْنِى قَالَ يَارَبِّ كَيْفَ اَعُوْدُكَ وَاَنْتَ رَبُّ الْعَالَمِيْنَ قَالَ أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ عَبْدِى فُلاَنًا مَرِضَ فَلَمْ تَعُدْهُ أَمَا عَلِمْتَ أَنَّكَ لَوْعُدْتَهُ لَوَجَدْتَنِى عِنْدَهُ.
يَاابْنَ اَدَمَ اِسْتَطْعَمَكَ فَلَمْ تُطْعِمُنِى قَالَ يَارَبِّ وَكَيْفَ اُطْعِمُكَ وَأَنْتَ رَبُّ الْعَالَمِيْنَ قَالَ أَمَا عَلِمْتَ أَنَّهُ اِسْتَطْعَمَكَ عَبْدِى فُلاَنٌ فَلَمْ تُطْعِمْهُ أَمَا عَلِمْتَ اَنَّكَ لَوْ اَطْعَمْتَهُ لَوَجَدْتَ ذَلِكَ عِنْدِى
يَابْنَ اَدَمَ اِسْتَسْقَيْتُكَ فَلَمْ تُسْقِنِى قَالَ يَارَبِّ كَيْفَ اَسْقِيْكَ وَأَنْتَ رَبُّ الْعَالَمِيْنَ قَالَ اِسْتَسْقَاكَ عَبْدِى فُلاَنٌ فَلَمْ تُسْقِهُ أَمَا اَنَّكَ لَوْسَقَيْتَهُ وَجَدْتَ ذَلِكَ عِنْدِى
Dari Abu Hurairah RA berkata:
“Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah Azza Wajalla berfirman pada hari kiamat: “Hai Anak Adam! Aku pernah sakit dan kamu tidak menjenguk Aku.” Ada yang menjawab: “Wahai Tuhanku! Bagaimana saya akan menjenguk Engkau, sedang Engkau adalah Tuhan Semesta Alam?” Allah Berfirman: “Tiadakah engkau tahu, bahwa hambaku si Anu sakit dan kamu tidak menjenguknya. Tiadakah engkau tahu, kalau engkau menjenguknya niscaya engkau akan mendapati Aku didekatnya.”
“Hai anak Adam! Aku meminta makanan kepadamu, tetapi kamu tidak memberikan makanan kepadaKu.” Ada yang menjawab: “Wahai Tuhanku! Bagaimnana saya akan memberikan makanan kepada Engkau, sedang Engkau adalah Tuhan Semesta Alam?” Allah berfirman: “Tidakkah engkau tahu bahwa hambaKu si Anu meminta makanan kepada engkau dan engkau tidak memberinya makanan. Tiadakah engkau tahu, kalau engkau memberinya makanan, sesungguhnya engkau dapati perbuatan itu disisiKu.”
“Hai anak Adam! Aku meminta minuman kepada engkau, dan engkau tidak memberi Aku minuman.” Ada yang bertanya: “Wahai TuhanKu! Bagaimana saya akan memberi Engkau minuman, sedang Engkau adalah Tuhan Semesta Alam?” Tuhan menjawab: “HambaKu si Anu telah meminta minuman kepada engkau dan engkau tidak memberinya minuman. Kalau seandainya engkau memberinya minuman, engkau akan mendapati perbuatan itu disisiKu.”

Cobaan Menghapuskan Dosa
عَنْ عَبْدِاللهِ. قَالَ:
دَخَلْتُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم وَهُوَ يُوْعَكُ. فَمَسَسْتُهُ بِيَدِي. فَقُلْتُ: يَا رَسُوْلَ اللهِ! إِنَّكَ لَتُوْعَكُ وَعْكًا شَدِيْدًا. فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : أَجَلْ. إِنِّي أُوْعَكُ كَمَا يُوْعَكُ رَجُلاَنِ مِنْكُمْ. قَالَ فَقُلْتُ: ذَلِكَ، أَنَّ لَكَ أَجْرَيْنِ. فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : أَجَلْ. ثُمَّ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم :مَا مِنْ مُسْلِمٍ يُصِيْبُهُ أَذَى مِنْ مَرَضٍ فَمَا سِوَاهُ، إِلاَّ حَطَّ اللهُ بِهِ سَيِّئَاتِهِ، كَمَا تَحُطُّ الشَّجَرَةُ وَرَقَهَا

Hadis riwayat Abdullah bin Masud Radhiyallahu’anhu, ia berkata:
Aku masuk menemui Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam ketika beliau sedang menderita penyakit demam lalu aku mengusap beliau dengan tanganku dan berkata: Wahai Rasulullah! Sesungguhnya engkau benar-benar terjangkit demam yang sangat parah. Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: Ya, sesungguhnya aku juga mengidap demam seperti yang dialami oleh dua orang di antara kamu. Aku berkata: Itu, karena engkau memperoleh dua pahala. Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: Benar. Kemudian Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: Tidak ada seorang muslim pun yang tertimpa suatu penyakit dan lainnya kecuali Allah akan menghapus dengan penyakit tersebut kesalahan-kesalahannya seperti sebatang pohon yang merontokkan daunnya.

عَنْ عَائِشَةَ. قَالَتْ:
قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم :مَا يُصِيْبُ الْمُؤْمِنَ مِنْ شَوْكَةٍ فَمَا فَوْقَهَا، إِلاَّ رَفَعَهُ اللهُ بِهَا دَرَجَةً، أَوْ حَطَّ عَنْهُ خَطِيْئَةً

Hadis riwayat Aisyah Radhiyallahu’anha, ia berkata:
Saya mendengar Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: Tidak ada seorang muslim pun yang tertusuk duri atau tertimpa bencana yang lebih besar dari itu kecuali akan tercatat baginya dengan bencana itu satu peningkatan derajat serta akan dihapuskan dari dirinya satu dosa kesalahan.

عن أبي سعيد وأبي هريرة:
أَنَّهُمَا سَمِعَا رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ :مَا يُصِيْبُ الْمُؤْمِنَ مِنْ وَصْبٍ، وَلاَ نَصْبٍ، وَلاَ سَقَمٍ، وَلاَ حَزْنٍ، حَتَّى الْهَمِّ يَهُمُّهُ، إِلاَّ كُفِّرَ بِهِ مِنْ سَيِّئَاتِهِ.

Diriwayatkan dari Abu Said dan Abu Hurairah Radhiyallahu’anhuma, Mereka berkata:
“Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: “Setiap cobaan yang menimpa orang beriman, seperti penyakit, keletihan, demam, dan kesedihan bahkan kecemasan yang mencemaskannya, niscaya diampuni karenanya sebagian dari kesalahannya.”

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ. قَالَ:
لمَاَّ نَزَلَتْ: مَنْ يَعْمَلْ سُوْءًا يُجْزَ بِهِ بَلَغَتْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ مَبْلَغًا شَدِيْدًا. فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: قَارِبُوْا وَسَدِّدُوْا. فَفِي كُلِّ مَا يُصَابُ بِهِ الْمُسْلِمُ كَفَّارَةٌ. حَتىَّ النَّكْبَةِ يُنْكِبُهَا، أَوِ الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا.

Hadis riwayat Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu, ia berkata:
“Ketika turun ayat: Barang siapa yang mengerjakan kejahatan, niscaya akan diberi pembalasan dengan kejahatan itu, kaum muslimin merasa sangat sedih sekali, lalu Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: Janganlah kamu sekalian terlalu bersedih dan tetaplah berbuat kebaikan karena dalam setiap musibah yang menimpa seorang muslim terdapat penghapusan dosa bahkan dalam bencana kecil yang menimpanya

sumber http://tablighkp.wordpress.com/2011/06/02/kumpulan-hadist-budi-pekerti/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: